Saham Benakat oversubscribe 5,13 kali
Bursa | admin | January 31, 2010 at 11:04JAKARTA: Minat awal pemesanan saham perdana PT Benakat Petroleum Energy Tbk (Benakat) mengalami kelebihan permintaan (oversubscribe) hingga 5,13 kali pada masa penawaran (bookbuilding) 19-28 Januari 2010.
Permintaan saham tersebut sebagian besar berasal dari kalangan investor asing dan sisanya merupakan porsi investor lokal.
Harga akhir penawaran saham tersebut ditetapkan sebesar Rp140 per saham dan harga pelaksanaan warannya ditetapkan sebesar Rp145. Sehingga, perseroan menghimpun dana Rp2,6 triliun.
Harga final per saham itu ditetapkan PT Danatama Makmur sebagai lead underwriter dan perseroan setelah menganalisis hasil bookbuilding.
“Dari kisaran harga tersebut, kami dan perseroan sepakat untuk menetapkan harga Rp140 per saham guna mengoptimalkan dana yang diterima perseroan,” kata Vice President Investment Bank PT Danatama Makmur Steffen Fang, dalam siaran pers, Kamis.
Adapun, pada paparan publik 27 Januari 2010 lalu, Benakat memberikan harga kisaran saham Rp120-Rp140 per saham pada penawaran saham perdana perseroan (initial public offering/IPO).
Semula, Benakat menargetkan bisa meraup dana minimal Rp1 triliun dari IPO dengan melepas 11,5 miliar saham.
Namun, setelah masa bookbuilding berakhir pada 28 Januari 2010 dan harga IPO ditetapkan, total dana yang dihimpun oleh Benakat menjadi Rp2,6 triliun. Perinciannya, yaitu perincian dari proceed saham sebesar Rp1,6 triliun dan dari waran sebesar Rp942,5 miliar.
“Tambahan modal tersebut seluruhnya berasal dari penerbitan saham baru sejumlah 11,5 miliar saham dan hasil pelaksanaan waran sejumlah 6,5 miliar waran. Seluruh dana itu akan dialokasikan untuk investasi dan modal kerja perusahaan,” kata Steffen.
Presiden Direktur Benakat Arifin Wiguna mengatakan jumlah saham baru tersebut setara dengan 38,2% dari total saham yang dimiliki perseroan.
“Kinerja Benakat yang terus bertumbuh dan sustainable memantapkan perusahaan ini untuk mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia,” kata Arifin.
Penyertaan dana
Menurut rencana, sebesar 59% dari perolehan IPO digunakan untuk melakukan penyertaan dalam bentuk utang kepada PT Benakat Oil, serta mendukung pengeboran lokasi baru pada PT Benakat Barat Petroleum.
Selain itu, perseroan juga akan melakukan penyertaan dalam bentuk utang sebesar 36% kepada anak usaha yang bergerak di bidang batu bara, PT Benakat Mining.
Sekitar 2% akan dipakai untuk membeli sebanyak 2,13% saham PT Indelberg Indonesia, serta sebesar 3% dipakai untuk membeli convertible note yang diterbitkan Patina Group Ltd.
Benakat adalah perusahaan energi di Indonesia dengan fokus utama pada peningkatan nilai melalui pengembangan hulu minyak dan gas bumi.
Selain itu, batu bara, mangaan, dan penambangan berbagai komoditas yang digabungkan dengan jasa engineering, procurement and construction (EPC).
Oleh Sylviana Pravita R.K.N.
Bisnis Indonesia
Source: Bisnis.com – bursa


Tweet This
Digg This
Save to delicious
Stumble it