Bappebti dukung PPh 22 atas impor emas dihapus
Harga | admin | February 3, 2010 at 14:50JAKARTA (bisnis.com): Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mendukung penghapusan Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas impor emas guna mendukung kinerja bursa berjangka lokal.
Kepala Bappebti Deddy Saleh berpendapat penerapan PPh 22 itu memiliki dasar hukum yang tidak kuat. Pemerintah menerapkan PPh atas impor emas sebesar 2,5%.
“Untuk itu kami sangat mendukung [penghapusannya] agar bursa bisa menarik banyak peminat dan industri kreatif [berbahan baku emas] di dalam negeri bisa berkembang,” komentar dia kepada Bisnis.com, hari ini.
Menurut dia, usulan penghapusan itu tidak akan merugikan pemerintah. Sebaliknya, kata dia, pemerintah nantinya bisa mendapat penghasilan dari pertumbuhan kinerja bursa berjangka dan industri emas dalam negeri.
Direktur PT Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) Arwady J. Setiabudi sebelumnya menyampaikan harapannya agar pemerintah dapat merespons usulan dari industri tersebut agar likuiditas di bursa yang mentransaksikan kontrak emas itu bisa meningkat.
“Dengan adanya penerapan PPh 22 itu orang tidak mau memperdagangkan emasnya lewat bursa,” ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan peraturan yang berlaku, pungutan pajak tersebut dapat dikecualikan bagi emas batangan yang diimpor untuk diproses lebih lanjut menjadi barang perhiasan dengan tujuan ekspor. Namun, pelaku industri terkait harus mengajukan surat keterangan bebas (SKB) agar mendapat fasilitas tersebut.
Di sisi lain, prospek emas sebagai investasi tahun ini terlihat cukup cerah dan bahkan belum mencapai titik jenuh meski harganya sudah cukup tinggi. Direktur PT Vibiz Capital sekaligus konsultan investasi Alfred Pakasi mengungkapkan prospek bagi logam mulia itu cukup cerah di samping prospek investasi di logam mulia lain, seperti perak.
Dia melihat permintaan perak terdongkrak sebagai alternatif lain dari emas, seperti di Eropa, di mana perak sebagai perhiasaan mulai mendominasi, juga di sisi investasi.
“Tapi di Asia emas masih lebih disukai, karena bagian dari budaya,” katanya.
Dia bahkan memprediksi harga emas yang menyentuh level tertingginya pada awal Desember 2009 di US$1.226 per ounce masih akan berpeluang menyentuh posisi US$1.200 kembali tahun ini.(er)
Source: Bisnis.com – harga


Tweet This
Digg This
Save to delicious
Stumble it