Dituding Kirim Memo ke Pentagon, Dubes Pakistan untuk AS Mundur

ISLAMABAD Duta besar Pakistan untuk Amerika Serikat (AS), Husain Haqqani mengundurkan diri. Pengunduran diri ini diduga terkait tudingan seorang pengusaha Pakistan-Amerika bahwa Haqqani berada di balik memo yang menyebut militer Pakistan akan melakukan kudeta pada Mei lalu.
Melalui akun twitternya, Haqqani menyatakan pengunduran diriya telah disampaikan kepada Perdana Menteri Pakistan. Menurut televisi nasional Pakistan, pengunduran diri Haqqani telah diterima.
“Saya mengundurkan diri untuk mengakhiri kontroversi yang mengancam bibit-bibit demokrasi kita,” ujar Haqqani dalam sebuah pernyataan pasca pengunduran dirinya, seperti dilansir Reuters, Rabu (23/11).
“Saya telah mengabdi untuk Pakistan dan demokrasi di Pakistan dengan seluruh kemampuan terbaik saya dan saya akan terus melakukannya,” imbuhnya.
Seorang pengusaha bernama Mansoor Ijaz menulis kolom di surat kabar Financial Times pada 10 Oktober lalu. Dalam kolom tersebut diungkapkan seorang diplomat senior Pakistan telah mengirim memo kepada Pentagon yang isinya meminta bantuan AS untuk mencegah kudeta militer di Pakistan yang direncanakan pada bulan Mei pasca tewasnya Osama bin Laden. Ijaz kemudian terang-terangan menyebut nama diplomat tersebut, yakni Haqqani.
Terhadap tudingan ini, Haqqani sendiri telah membantahnya mentah-mentah. “Saya tetap yakin bahwa saya tidak menulis atau mendistribusikan memo tersebut. Ini tidak terkait memo. Ini terkait sesuatu yang lebih besar,” tegasnya kepada Reuters setalah pengunduran dirinya.
Pengunduran diri Haqqani ini dilakukan setelah pertemuan khusus dengan Presiden Pakistan Asif Zardari, Kepala Militer Pakistan Jenderal Ashfaq Kayanidan, dan Kepala Intelijen Pakistan Letnan Jenderal Ahmad Shuja Pasha. [int]
Source: nonblok online
Berita Lain:- AS tidak berencana kirim pasukan ke Mali
- Militer Fiji berlakukan pembatasan partai politik
- Pemerintah Mali Siapkan Komisi Krisis
- Pasukan Perancis dan Mali Kepung Pemberontak
- Peugeot Didemo 300 Pekerjanya



