DPRD Kutim Soroti Proyek Senilai Rp 51 Miliar
KOMPAS/HERU SRI KUMORO IlustrasiSANGATA, KOMPAS.com - Pihak DPRD Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur menyoroti pembangunan jalan kabupaten di daerah Batu Redi, Kecamatan Telen karena biaya besar, yakni Rp 51 miliar namun belum tuntas sementara kontraktor kabur.
Wakil Ketua DPRD Kutim, Marden Asa di Sangata, Rabu meminta agar Pemkab segera menuntaskan masalah itu. Proyek sepanjang 28 kilometer dengan anggaran Rp 51 miliar itu kini ditinggal pergi kontraktornya PT. Yasin.
Pekerjaannya tidak selesai dan perusahaan itu sepertinya sudah pergi, akibatnya proyek tersebut diistilahkan wakil ketua dewan itu sebagai "amburadul."
Proyeknya jalan yang menghubungkan jalan lintas utara Kalimantan Timur, tepatnya sekitar 45 kilometer dari Muara Wahau atau 28 kilometer dari Batu Redi ibu kota Kecamatan Telen, hanya dikerjakan sekitar 30 persen.
Nilai proyeknya Rp 51 miliar dari APBD Kutai Timur, yang dana kontraknya merupakan proyek tahun jamak mulai tahun anggaran 2010 lalu, tahap awal untuk pengaspalan.
"Seharusnya pada 2011 ini sudah selesai namun hanya dikerjakan 30 persen saja dan ini sangat kami kecam dan meminta Dinas pekerjaan Umum untuk memberikan penjelasan terkait proyek itu," kata Marden Asa.
Marder Asa, yang merupakan putra Suku Dayak, angota DPRD kelahiran Long Noran, Kecamatan Telen mengatakan jika proyek itu tidak dilanjutkan, akan memanggil pihak terkait baik kontraktor maupun dinas terkait.
"Tidak bisa didiamkan karena yang dirugikan masyarakat dan daerah, dana proyek dari APBD dan berasal dari uang rakyat yang tentunya untuk membangun kebutuhan rakyat namun mereka tidak beratnggung jawab jadi harus diusut," ujarnya.
DPRD akan mempertanyakan nanti melalui fraksi dan komisi kepada Pemkab Kutai Timur tentang masala itu. "DPRD juga akan memanggil perusahaan kontraktor alasan tidak mengerjakan proyek itu," kata Marden dibenarkan Piter Palinggi anggota DPRD lain.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kutai Timur, saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya tidak aktif, begitu SMS yang dikirim tidak dijawab.
Source: kompas regional
Berita Lain:- Empat Rumah di Palangkaraya Terbakar
- Puskesmas di Kaltim Ditargetkan Siap 24 Jam, Tahun Ini
- Geledah Rumah Ayong, Polisi Temukan Buku Jihad
- Korban Longsor Cibogo Bertahan di SDN Cipayung
- Eksekusi Ruko Ricuh Gara-gara Salah Objek



