Gempa, Warga Palu Berhamburan Keluar Rumah
PALU, KOMPAS.com – Gempa bumi tak berpotensi Tsunami berskala 6,2 SR (atau 6,6 SR menurut US Geological Survey) di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (18/8/2012) pukul 17.46 WITA, membuat warga berhamburan keluar rumah. Sebagian warga sempat panik, namun situasi segera terkendali.
"Gempa dirasakan sangat keras oleh masyarakat di Palu selama 15 detik. Saat itu masyarakat sedang berbuka puasa," kata Juru Bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho kepada Kompas.com, Sabtu.
Intensitas gempa yang terjadi pada kedalaman 10 kilometer ini tak menyebabkan kerusakan terhadap bangunan di Kota Palu. "Tidak ada dampak terhadap bangunan di kawasan perdagangan, Mall Tatura Palu, Hotel Santika 9 lantai, dan perkantoran. Masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa," sambung Sutopo.
Gempa ini, sambung Sutopo, bagian dari sesar Palukoro. Sesar Palukoro bergerak rata-rata 3 cm per tahun sehingga sangat berbahaya. Gempa tidak berpotensi tsunami.
Dikatakan Sutopo, saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Palu tengah melakukan pendataan terkait kerugian akibat bencana tersebut.
Source: kompas regional
Berita Lain:- Empat Rumah di Palangkaraya Terbakar
- Puskesmas di Kaltim Ditargetkan Siap 24 Jam, Tahun Ini
- Geledah Rumah Ayong, Polisi Temukan Buku Jihad
- Korban Longsor Cibogo Bertahan di SDN Cipayung
- Eksekusi Ruko Ricuh Gara-gara Salah Objek



