H-3, Bus Transjakarta Tak Berhenti Di Pulo Gadung
KONTAN/FRANSISKUS SIMBOLON Ilustrasi: Maria, sopir Transjakarta, menggunakan pakaian adat Papua saat melintas di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (21/4/2011). Para pengemudi Transjakarta, baik wanita maupun pria menggunakan pakaian adat daerah dalam memeriahkan peringatan Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April.JAKARTA, KOMPAS.com – Terhitung dari H-3 Lebaran, Bus Transjakarta pada koridor II (Pulo Gadung-Harmoni) dan koridor IV (Pulo Gadung-Dukuh Atas)tidak akan sampai ke terminal Pulo Gadung.
Alasan ini disebabkan tingginya aktivitas perjalanan Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Pulo Gadung. "Menjelang Lebaran dan saat Lebaran aktivitas di terminal Pulo Gadung cukup padat dan Susah masuk terminal sehingga menyebabkan headway bus menjadi lama." kata Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta, M. Akbar, di Jakarta, Rabu (24/8/2011).
Ia mengungkapkan, hal ini berkaca dari pengalaman-pengalaman tahun sebelumnya. Pembatasan ini pun bersifat situasional. Jadi, kebijakan ini disesuaikan dengan situasi dan kondisi di lapangan.
Untuk koridor II perjalanan hanya akan melayani dari halte Harmoni hingga halter Bermis. Sementara untuk koridor IV Bus Transjakarta hanya akan melayani perjalanan hingga halte TU Gas.
"Untuk koridor II hanya kurang satu halte saja, tetapi koridor IV ada dua halte yang tidak dilewati, yakni halte Pasar Pulogadung dan halte terminal Pulogadung," jelasnya.
Bagi penumpang yang akan melanjutkan perjalanan hingga terminal Pulogadung dapat menggunakan angkutan umum lainnya. Sebelumnya diberitakan, saat hari pertama Lebaran ada perubahan jam operasional Bus Transjakarta.
Jika pada hari biasa mulai beroperasi pada pukul 05.00 WIB, menjadi pukul 09.00 WIB. Sedangkan batas akhir perjalanan tidak berubah, yakni hingga pukul 23.00 WIB.
Source: kompas megapolitan
Berita Lain:- Didik Rachbini: Monorel Perlu Dilanjutkan
- 66.000 Mobil Mengarah ke Puncak
- Nono Tahan Diri Tak Tinjau Lokasi Banjir
- Didik Rachbini: Pedagang di Stasiun Perlu Ditata
- Mayat Perempuan Gegerkan Warga



