Harga CPO tahun depan sensitif terhadap stok
NUSA DUA (Bisnis.com): Harga minyak sawit (crude palm oil/CPO) bisa mencapai US$975 per ton jika stok Juni 2010 turun menjadi 1,25 juta ton dari posisi November 2009 yang sekitar 1,97 juta ton.
Analis LMC International James Fry dalam Indonesia Palm Oil Conference (IPOC) 2009 pagi ini menyatakan harga CPO akan sangat dipengaruhi stok komoditas itu sendiri.
“Tahun 2008–2009 adalah tahun cobaan untuk kedelai dan minyak kedelai karena stok yang rendah. CPO saat ini mempimpin dan menjadi pemain utama di pasar minyak nabati. Jadi tidak ada kekhawatiran lagi soal minyak lain,” ujar dia.
Dia memproyeksikan harga CPO bisa mencapai US$975 per ton jika stok berada di level terendah 1,25 juta ton pada Juni 2010. Hal itu berpeluang terjadi jika harga minyak brent mencapai kisaran US$85 per barel.
Sementara di level stok lebih tinggi yaitu sekitar 1,7 juta ton, dengan proyeksi pesimistis minyak brent di level US$65 per barel, harga CPO akan turun ke kisaran US$475 per ton.
James menyatakan selisih antara CPO dengan minyak brent bisa mencapai US$375 per ton jika harga sawit mencapai US$975 per ton. Ini akan merangsang kenaikan permintaan CPO untuk biodiesel.(er)
Source: Bisnis.com – sektor riil
Berita Lain:- Kadin mendukung kebijakan BK pemerintah
- Perlu waktu untuk mendorong hilirisasi rotan
- Meski cuaca mendung, Ancol tetap diserbu pengunjung
- Kejaksaan akui menghentikan kasus korupsi di PTBA
- Ini dia ketentuan untuk mendapatkan tax holiday



