Otomotif | March 12, 2010 at 10:18

Honda dan Yamaha Stabil, Suzuki Terjun Bebas


Syubhan Akib – detikOto

motor subhan dalam Honda dan Yamaha Stabil, Suzuki Terjun Bebas
Ilustrasi (syu)
1x1 Honda dan Yamaha Stabil, Suzuki Terjun Bebas
b4491705564909da7f9eaf749dbbfbb1 Honda dan Yamaha Stabil, Suzuki Terjun Bebas

Jakarta – Makin meningkatnya pasar motor tanah air tidak hanya ikut mengerek angka penjualan di segmen motor baru saja, pasar motor pun ternyata ikut berkembang seiring dengan laju perkembangan penjualan motor baru tersebut.

Namun di antara jajaran Big Three yakni Honda, dan Suzuki, manakah diantara ketiganya yang memiliki resale velue alias jual kembali yang paling tinggi?

Nah detikOto akan beri gambaran. Untuk yang pertama kami sajikan jual alias second hand dari motor bebek ketiga merek tadi.

Di kelas motor bebek, Honda ternyata memang masih pantas disebut rajanya bebek.

Bukan apa-apa, dari ketiga merek Jepang yang paling banyak dicari orang ini, jual motor Honda terbilang di pasaran.

Lihat saja motor bebek low end Honda yakni Absolute Revo yang mengunakan pelek jari-jari lansiran tahun 2009, saat ini harganya bekasnya masih Rp 9,750
juta. Sedangkan Absolute Revo yang menggunakan pelek palang dilepas dengan Rp 11,250 juta untuk tahun yang sama.

ini mengalami penurunan sebesar Rp 2,115 juta dari baru yang saat ini mencapai angka Rp 11,865 juta. Begitu pula dengan Revo berpelek palang yang
mengalami penurunan Rp 1,965 juta dari barunya yang mencapai Rp 13,215 juta.

Bandingkan dengan jual Vega ZR yang turun Rp 2,350 jutaan menjadi sekitar Rp 9,5 jutaan dari baru yang mencapai Rp 11.850 juta.

Namun yang mengalami depresiasi paling tinggi di kelas low end ini ternyata adalah Suzuki. Sebab jual kembali motor bebek low end andalan Suzuki, Smash terdeteksi terjun bebas dari barunya sekarang yang ada diangka Rp 12,3 juta untuk yang cakram dan Rp 11,575 juta untuk yang tromol turun paling banyak.

Saat ini Smash dilepas oleh berbagai showroom motor hanya dikisaran Rp 7,5 sampai Rp 8 jutaan saja. Turun lebih dari Rp 3 juta dari barunya.

Sementara untuk di kelas bebek menengah, jual motor Honda seperti Blade juga terlihat stabil. Blade lansiran tahun 2009 dilepas hanya Rp 12 juta,
turun Rp 1,840 juta dari barunya yang mencapai Rp 13,840 juta.

Sedangkan Jupiter Z lansiran tahun yang sama harus turun sekitar Rp 2 jutaan ke angka sekitar Rp 12 jutaan dari sebelumnya yang mencapai Rp 14,035.

Sementara Suzuki lagi-lagi harus menelan pil pahit di kelas bebek menengah ini. jual jagoan mereka Shogun, kembali harus terjun bebas. jual Shogun
pun terpaksa harus terdepresiasi hingga jutaan rupiah.

Sebab jual Shogun baru yang mencapai Rp 15,275 juta untuk tipe NR dan Rp 13,650 juta untuk SD di pasaran motor jakarta harus turun jauh. Di beberapa diler motor tipe ini hanya dihargai sekitar Rp 10 jutaan saja.

Untuk bebek midle up lain lagi. Honda Supra X yang dijual dengan Rp 15,275 juta harus rela lansiran tahun 2009-nya dijual dengan 13 juta,
turun Rp 2,275 juta.

Sementara Juppiter MX yang berharga Rp 15,150 juta dilepas dengan hanya Rp 12,5 jutaan saja untuk lansiran tahun 2009. Angka itu turun sekitar Rp 2,650 juta.

Nah bila duo bebek Suzuki, Smash dan Shogun, harganya terdepresiasi cukup jauh, Satria FU 150 yang berharga baru Rp 18,5 juta pun ternyata harus turun hingga Rp
3,5-4,5 juta ke angka Rp 14,5 juta sampai 15,5 juta untuk lansiran tahun 2009.

(syu/ddn)

Source: detikoto

Berita Lain:
Like the news? Please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future articles delivered to your feed reader.

Tags: , , , , ,

Leave a Comment