Memprihatinkan, Kenaikan Pemudik dengan Motor
Kompas/Mukhamad Kurniawan Kepala Polda Jawa Barat, Irjen Putut Eko Bayuseno mengecek kesiapan infrastruktur dan personel di jalur-jalur mudik di wilayah Jawa Barat, Kamis (2/8/2012) malam.CIREBON, KOMPAS.com – Kenaikan jumlah pemudik dengan menggunakan sepeda motor dan mobil yang mungkin terjadi selama arus mudik dan balik Lebaran kali ini, dinilai memprihatinkan. Pemerintah dianggap tidak mampu menyediakan moda alternatif transportasi yang lebih nyaman dan aman bagi pemudik.
Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi V DPR yang meninjau kesiapan angkutan Lebaran 2012, Nusyirwan Soejono , mengatakan hal ini di sela-sela peninjauan di Cirebon, Rabu (8/8/2012).
"Mudik dengan menggunakan kendaraan bermotor, terutama sepeda motor, sangat berbahaya. Namun masyarakat terpaksa memilihnya, karena pemerintah tidak menyediakan moda transportasi alternatif. Pemerintah seharusnya memprioritaskan pengembangan kereta api, sehingga pemudik setiap Lebaran menggunakan moda lain seperti kereta api," ujarnya.
Komisi V DPR, menurut Nusyirwan, sudah berulangkali mendesak pemerintah agar memperhatikan pengembangan kereta api tersebut. Tahun 2013, Komisi V DPR mematok target pada pemerintah agar jalur ganda (double track) kereta api dari barat Pulau Jawa ke timur Pulau Jawa sudah tuntas. Dengan tersedianya jaringan ini, jumlah kereta api yang beroperasi diharapkan bisa ditambah, begitu pula frekuensinya.
Selain Nusyirwan, ada delapan anggota Komisi V DPR lain yang ikut dalam kunjungan kerja. Kunjungan kerja dimulai dengan rapat bersama jajaran Departemen Pekerjaan Umum, Departemen Perhubungan, kepolisian, dan Jasa Marga, di Pos Pengamanan Cikopo, gerbang tol Cikampek, Purwakarta. Selanjutnya tim meninjau jalan dari Cikampek ke Cirebon.
Kamis (9/8/2012) besok, rencananya tim akan rapat dengan direksi PT Kereta Api di Stasiun Cirebon . Setelah itu, mereka akan ke Semarang dengan menggunakan kereta api. Mereka rencananya akan meninjau kesiapan di Stasiun Semarang-Tawang.
Source: kompas regional
Berita Lain:- Empat Rumah di Palangkaraya Terbakar
- Puskesmas di Kaltim Ditargetkan Siap 24 Jam, Tahun Ini
- Geledah Rumah Ayong, Polisi Temukan Buku Jihad
- Korban Longsor Cibogo Bertahan di SDN Cipayung
- Eksekusi Ruko Ricuh Gara-gara Salah Objek



