Mancanegara | September 3, 2010 at 15:42
Ilustrasi: Ist
Menteri Korsel Dituduh Nepotisme
Ilustrasi: IstSEOUL – Menteri Luar Negeri Korea Selatan (Korsel) Yu Myung Hawen dituding melakukan nepotisme dengan memasukkan putrinya untuk bekerja di Kementerian Luar Negeri.
Tindakannya ini mengundang kemarahan masyarakat Korsel, apalagi langkah ini dilakukan di saat angka pengangguran meningkat.
Yu langsung meminta maaf di depan publik, hari ini, setelah pihak Kepresiden meminta penjelasan mengenai masalah ini.
Jika benar Yu melakukan nepotisme, tentunya amat berlawanan dengan upaya Pemerintah Presiden Lee Myung Bak yang mengusahakan keadilan bagi rakyat.
“Saya meminta maaf mengenai masalah ini. Saya sadar dengan menerima seorang anak yang bekerja di kantor pemerintahan yang dipimpin ayahnya dapat menimbulkan kecurigaan,” ungkap Yu seperti dikutip Kantor Berita Yonhap, Jumat (3/9/2010).
Yu menambahkan putrinya memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya. Namun Yu menepis bahwa putrinya diterima di kantornya atas bantuan darinya.
Kementerian Luar Negeri Korsel pada pekan ini memilih perempuan 35 tahun itu untuk sebuah jabatan menengah di Kemenlu. Kemenlu ditengarai memperpanjang waktu penyerahan dokumen lamaran pekerjaan dari 10 hari menjadi satu bulan, setelah putri Yu gagal dalam tes pertama.
Para pelamar kerja yang ingin bergabung dengan Kemenlu Korsel biasanya harus menempuh persiapan selama satu tahun, untuk mengikuti tes tingkat nasional yang dianggap berat.
Putri dari Menlu Yu ini merupakan salah dari tiga kandidat yang diperkirakan akan mengisi pos spesialis dan terpilih setelah menjalani wawancara.
(faj)
Source: OkeZone – International
Berita Lain:- Artefak Senilai Rp 28,9 Miliar Dicuri dari Museum
- Bandara Yaman Ditutup Setelah Diserang
- Ada Borobudur di Floriade 2012 di Belanda
- Presiden Myanmar Bertemu Pemberontak Karen
- AL Iran Bebaskan Kapal China dari Perompak Somalia
Tags: nepotisme, pemerintahan



