Palang Merah Korut Tolak Usulan Korsel untuk Reuni

SEOUL | NONBLOK.COM Palang Merah Korea Utara pada Jumat (10/8) menolak sebuah usulan Korea Selatan untuk membicarakan mengenai memulai kembali reuni keluarga yang terpisah sejak perang Korea, menurut media Korea Utara.
Palang Merah Korea Selatan mengusulkan pembicaraan tersebut pada Rabu untuk mendiskusikan kelanjutan reuni sementara bagi anggota keluarga yang terpisah sejak perang 1950-1953.
Namun Korea Utara menolak usulan tersebut, mereka menuduh negara tetangganya tersebut menghalangi pertukaran lintas perbatasan, dan bersikeras bahwa Korea Selatan harus terlebih dahulu membuka kembali larangan kunjungan ke resor Gunung Kurngang di perbatasan.
Reuni keluarga diadakan di resor tersebut sejak dibuka pada 1998 sebagai simbol rekonsiliasi antara kedua negara Korea tersebut.
Seoul memberhentikan sementara kunjungan lintas perbatasan pada warga negaranya setelah tentara Korea Utara menembak mati seorang ibu rumah tangga asal Korea Selatan pada Juli 2008.
Program reuni terhenti karena ketegangan yang terjadi di lintas perbatasan tersebut.
Ratusan ribu keluarga terpisah selama perang. Tidak ada hubungan telepon atau surat bagi warga sipil di perbatasan., dan banyak yang tidak mengetahui apakah kerabatnya masih hidup atau sudah meninggal.
Sejak 2000, reuni singkat tersebut telah mempertemukan kembali lebih dari 17.000 orang secara langsung dan diperkirakan 3.700 orang, yang tidak bisa melakukan perjalanan, melakukannya melalui hubungan video.
Namun, 80.000 orang di Korea Selatan sendiri mengantre untuk melakukan reuni tersebutdan ribuan orang meninggal setiap tahunnya sebelum mendapatkan kesempatan mereka.
Ketegangan masih tinggi setelah peluncuran roket Korea Utara yang gagal pada April. Pyongyang juga mengancam serangan pada pemerintahan Lee dan media konservatif karena penghinaan pada rezimnya.
Source: nonblok online
Berita Lain:- AS tidak berencana kirim pasukan ke Mali
- Militer Fiji berlakukan pembatasan partai politik
- Pemerintah Mali Siapkan Komisi Krisis
- Pasukan Perancis dan Mali Kepung Pemberontak
- Peugeot Didemo 300 Pekerjanya



