Bursa | January 1, 2012 at 19:12

Pemerintah diminta siapkan pengganti SBI


69b2524d21d8e1054046b46bf2a5ea8d Pemerintah diminta siapkan pengganti SBI

JAKARTA: PT Bank Central Asia Tbk mengusulkan agar pemerintah menerbitkan mekainsme jangka pendek sebagai pengganti Sertifikat Bank Indonesia 3 bulan agar industri perbankan dapat menepatkan ekses likuiditas dalam instrumen tersebut.

Direktur Utama bank central Asia (BCA) Jahja Setiaatmadja tidak menyebutkan mekanisme jangka pendek apa yang dimaksud, tetapi menurutnya, sebagai pengganti SBI, mekanisme tersebut akan menjadi jalan keluar yang saling menguntungkan baik bagi industri maupun pemerintah.

“Kalau pemerintah siapkan mekanisme jangka pendek, mengurangi beban bunga, yang kalau jangka panjang lebih tinggi, ini bisa utk pengganti SBI. Kalau dari pemerintah, tekanan dari perbankan mengurangi laba bisa ditekan,” ujarnya kepada Menteri Keuangan, akhir pekan lalu.

Dia menjelaskan dengan adanya mekanisme tersebut industri perbankan dapat menempatkan ekses likuiditas ke pemerintah dengan bunga yang lebih murah dari pada bon jangka panjang yang mahal.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengungkapkan usulan tersebut terlebih dahulu harus didiskusikan dengan Bank Indoneisa. Karena selama ini yang terjadi di pemerintahan adalah minimnya belanja negara.

“Kalau pemerintah ingin masuki dana ke sistem meletakkan ke perbankan, saya harus minta persetujuan ke Pak Darmin [Darmin Nasution, Gubernur Bank Indonesia]. Pak Darmin bilang saya sudah melakukan clearing uang di sistem, kok pemerintah masukin lagi,” ungkapnya.

Menteri Keuangan justru menyarankan dari pada perbankan menghimpun dana jangka pendek, sebaiknya menghimpun dana yang bertenor lebih panjang guna menjaga kesinambungan likuiditas.

Jahja juga menjelaskan ekses likuiditas berupa unused facility adalah dana cadangan yang dipersiapkan apabila nasabah sewaktu-waktu menarik dananya. Oleh sebab itu perbankan membutuhkan instrumen yang lebih fleksibel.

Oleh karena itu, lanjutnya, dana cadangan tersebut tidak dapat digunakan untuk membeli surat utang lantaran tidak dapat dijual kembali sehingga tidak dapat dijadikan alat likuid.

Sementara jika ditempatkan dalam instrumen jangka pendek perseroan dapat lebih fleksibel dalam mengatur jangka waktu dalam hal persiapan penarikan pinjaman. (ea)

Source: bisnis online

Berita Lain:
Like the news? Please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future articles delivered to your feed reader.

>> Berita terkait tentang: Pemerintah diminta siapkan pengganti SBI

Leave a Comment