Petugas razia calo Kampung Rambutan jika meresahkan
Pada tanggal 9 Agustus 2012, petugas bersama polisi di Terminal Kampung Rambutan melakukan razia terhadap calo yang menawarkan tiket bus.
Menurut dia, kegiatan calo amat sulit dihindari karena para pelaku calo tiket menggunakan sejumlah cara untuk mengelabui petugas.
“Pada dua hari yang lalu, kami bersama polisi mengadakan razia dan berhasil menangkap sekitar 18 calo tiket,” kata Dwi.
Setelah tertangkap, para calo tersebut hanya diharuskan mengisi surat bermeterai untuk tidak menjual tiket lagi.
Kepala Terminal juga menjelaskan bahwa pihaknya selalu mengumumkan melalui pengeras suara kepada calon penumpang agar tidak menggunakan jasa calo dalam mendapatkan tiket bus.
“Jangan mau dikelabui oleh calo yang tidak menggunakan seragam perusahaan otobus (PO) atau yang tidak menggunakan kartu identitas PO,” kata Dwi.
Kendati demikian, dia mengakui dasar hukum yang harus ditegakkan bagi calo berstatus sumir atau tidak jelas.
Dia mengatakan, jika para calo mengganggu kenyamanan calon penumpang maupun melakukan tindakan kriminal, petugas tidak akan segan untuk bekerja sama dengan polisi dalam mengambil tindakan tegas.
Perkiraan puncak arus mudik di Terminal Kampung Rambutan akan terjadi pada H-3 dan H-4 Lebaran. Petugas memperkirakan lonjakan jumlah pemudik sebesar 5,15 persen dari total penumpang mudik 2011.
(B019)
Editor: Aditia Maruli
COPYRIGHT © 2012
Source: AntaraNews.com – Peristiwa
Berita Lain:- Presiden Yudhoyono akan hadiri KTT OKI di Mesir
- AS tidak berencana kirim pasukan ke Mali
- Militer Fiji berlakukan pembatasan partai politik
- Pers nasional harus dikalbui cinta
- Pemerintah Mali Siapkan Komisi Krisis
Tags: usaha



