Publik | August 11, 2012 at 17:10

Petugas razia calo Kampung Rambutan jika meresahkan


“Kebutuhan razia calo selanjutnya akan kami pantau kalau memang banyak lagi calo yang beredar,” kata Kepala Terminal Kampung Rambutan Dwi Basuki di Jakarta, Sabtu (11/8).

Pada tanggal 9 Agustus 2012, petugas bersama polisi di Terminal Kampung Rambutan melakukan razia terhadap calo yang menawarkan tiket bus.

Menurut dia, kegiatan calo amat sulit dihindari karena para pelaku calo tiket menggunakan sejumlah cara untuk mengelabui petugas.

“Pada dua hari yang lalu, kami bersama polisi mengadakan razia dan berhasil menangkap sekitar 18 calo tiket,” kata Dwi.

Setelah tertangkap, para calo tersebut hanya diharuskan mengisi surat bermeterai untuk tidak menjual tiket lagi.

Kepala Terminal juga menjelaskan bahwa pihaknya selalu mengumumkan melalui pengeras suara kepada calon penumpang agar tidak menggunakan jasa calo dalam mendapatkan tiket bus.

“Jangan mau dikelabui oleh calo yang tidak menggunakan seragam perusahaan otobus (PO) atau yang tidak menggunakan kartu identitas PO,” kata Dwi.

Kendati demikian, dia mengakui dasar hukum yang harus ditegakkan bagi calo berstatus sumir atau tidak jelas.

Dia mengatakan, jika para calo mengganggu kenyamanan calon penumpang maupun melakukan tindakan kriminal, petugas tidak akan segan untuk bekerja sama dengan polisi dalam mengambil tindakan tegas.

Perkiraan puncak arus mudik di Terminal Kampung Rambutan akan terjadi pada H-3 dan H-4 Lebaran. Petugas memperkirakan lonjakan jumlah pemudik sebesar 5,15 persen dari total penumpang mudik 2011.

(B019)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Source: AntaraNews.com – Peristiwa

Berita Lain:
Like the news? Please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future articles delivered to your feed reader.

Tags:

Leave a Comment