Publik | July 7, 2012 at 14:23

Puluhan anak dikhitan massal dalam mobil antik VW


Kita ingin unik saja dengan menggelar khitan di mobil VW.”
Berita Terkait
880 polisi amankan pemilihan Wabup GarutSeorang petugas kebersihan dipecat karena dandan berlebihanKipas angin bisa digantung di leherAda bocah peminum “obat” nyamuk di GarutDua warga Prancis bersepeda keliling dunia

Garut (ANTARA News) – Sebanyak 66 anak-anak dikhitan massal secara gratis dalam mobil antik Volkswagen (VW) jenis Beetle, dalam rangkaian kegiatan hari Bhayangkara ke-66 di markas Polres Garut, Jawa Barat, Sabtu.

Kapolres Garut, AKBP Enjang Hasan Kurnia mengatakan pelaksanaan khitan massal sengaja tidak dilakukan dalam ruangan, melainkan di mobil untuk memberikan suasana baru, menarik, serta menghibur anak-anak.

“Kita ingin unik saja dengan menggelar khitan di mobil VW,” katanya disela-sela pelaksanaan khitanan.

Setelah menjalani proses khitanan, seluruh anak-anak dibawa keliling menyusuri ruas jalan Kota Garut menggunakan 66 mobil VW, sebagai upaya panitia memberikan hiburan.

Usai berkeliling kota, anak-anak yang didampingi orang tuanya langsung diantar ke rumahnya masing-masing dan diberikan bingkisan.

Kegiatan khitanan itu, Polres Garut merencanakan mengajukan kepada Museum Rekor Indonesia (Muri) agar masuk kriteria khitanan unik.

“Akan kami daftarken khitanan ini ke MURI, semoga saja bisa masuk kriteria,” katanya.

Khitanan gratis bagi anak-anak itu, kata Enjang merupakan hari pertama, karena selanjutnya masih dalam rangkaian hari Bhayangkara akan digelar khitanan gratis disetiap Polsek wilayah hukum Polres Garut.

Sementara Polres Garut hanya menerima 66 anak dikhitan dari daerah Kecamatan Karangpawitan, Tarogong, Garut Kota, Cibatu, dan Kecamatan Banyuresmi.

Polres Garut, kata Enjang telah sepakat dengan Bale Khitan Paseban untuk dapat mengkhitan anak sebanyak 1.400 orang diseluruh kecamatan.

“Sedikitnya 100 anak di setiap Polsek akan dikhitan, kegiatannya dilakukan minggu pertama setiap awal bulan,” kata Enjang.

Sementara itu, salah seorang anak yang dikhitan, Muhammad Ilham (3) mengaku senang dikhitan bersama teman-teman sekampungnya, kemudian dibawa keliling kota menggunakan mobil.

“Senang bisa disunat, terus dibawa keliling kota,” kata Ilham yang sebelumnya sempat menangis saat akan dikhitan.

(KR-FPM/Y003)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2012

Source: AntaraNews.com – Peristiwa

Berita Lain:
Like the news? Please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future articles delivered to your feed reader.

Leave a Comment