Megapolitan | July 23, 2012 at 17:29

Ramadhan, Pengamanan di Stasiun Manggarai Ditingkatkan


 Ramadhan, Pengamanan di Stasiun Manggarai Ditingkatkan KOMPAS Images/IWAN SETIYAWAN Polisi khusus kereta api merazia penumpang di dalam gerbong kereta api ekonomi Gaya Baru Malam tujuan Stasiun Gubeng (Surabaya) yang akan berangkat dari Stasiun Kota, Jakarta, Rabu (24/8/2011). Dalam razia banyak dijumpai penumpang tanpa tiket ataupun penumpang dengan tiket yang tanggal keberangkatan belum waktunya sehingga terpaksa diturunkan. KOMPAS/IWAN SETIYAWAN

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Stasiun Manggarai Jakarta Suratman mengatakan, pihaknya akan meningkatkan penjagaan kemanan dan ketertiban selama Ramadhan 2012. Jumlah petugas keamanan dalam akan digandakan dua kali lipat. Pihak stasiun juga akan mengerahkan seorang polisi khusus yang akan berpatroli setiap hari.

"Sebelumnya, kita hanya punya sembilan. Pada Ramadhan ini digandakan dan ditambah satu pengawas dan polisi khusus menjadi 21 petugas. Mereka akan berpatroli pada siang hari untuk mengantisipasi keramaian," kata Suratman di Jakarta, Senin (23/7/2012).

Selain meningkatkan pengamanan, Suratman mengatakan, sejak Sabtu kemarin pihak stasiun juga melakukan penertiban terhadap para pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Stasiun Manggarai.

Arha Abdulrahman, seorang pengguna jasa Kereta Komuter (KRL Commuter Line) melalui Stasiun Manggarai, mengatakan, penjagaan keamanan dan ketertiban masih perlu ditingkatkan, terutama patroli dari petugas keamanan dalam (PKD).

"Selain itu, masih banyak pedagang yang tidak tertib. Padahal stasiun-stasiun lainnya sudah cukup tertib, tapi disini belum," katanya.

Senada dengan Arha, Bambang, pengguna jasa Kereta Komuter lainnya, mengatakan, terkait kenaikan tiket kereta komuter pada 1 Oktober 2012, petugas harus meningkatkan pengawasan terhadap para penumpang. Setiap pelanggar tata tertib harus ditindak.

"Selama ini, peraturan ketertiban hanya di permukaan saja. Nyatanya, setiap hari banyak penumpang yang duduk di kereta," katanya.

Selain masalah ketertiban dan kemanan, Bambang juga mengimbau manajemen stasiun agar memberdayakan PKL dengan menempatkan mereka di dekat stasiun.

"(PKL) jangan diusir, tapi diberdayakan. Pihak stasiun jangan malah memepersilahkan pedagang kelas menengah atau atas seperti mini market untuk mengisi lahan mereka," katanya.

Setiap hari, sekitar 10.000 – 11.000 penumpang berangkat dari Stasiun Manggarai menuju pelbagai tempat seperti Bogor, Depok, dan Bekasi.

 

Sumber :
Antara

Editor :
Hindra

Source: kompas megapolitan

Berita Lain:
Like the news? Please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future articles delivered to your feed reader.

Leave a Comment