Tak Perlu Ada Tambahan Pertamax di Temanggung
TEMANGGUNG, KOMPAS.com- Sekalipun akan diberlakukan pembatasan BBM untuk mobil dinas, Kabupaten Temanggung tidak memerlukan tambahan suplai Pertamax dari Pertamina. Pasalnya, suplai Pertamax yang diterima di masing-masing SPBU seringkali berlebih dan baru habis sekitar satu bulan setelah mendapatkan dropping dari Pertamina.
Demikian dituturkan oleh Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan, Industri, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Temanggung, Wiyoso, Selasa (30/7/2012).
Di Kabupaten Temanggung terdapat 13 stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU), dan hanya sembilan SPBU yang memiliki tangki Pertamax.
Dewi, salah seorang petugas di SPBU di Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, mengatakan, SPBU di tempatnya bekerja hanya memiliki satu tangki Pertamax berkapasitas 10.000 liter. Persediaan Pertamax tersebut biasanya baru habis terjual sekitar satu hingga dua bulan.
Source: kompas regional
Berita Lain:- Empat Rumah di Palangkaraya Terbakar
- Puskesmas di Kaltim Ditargetkan Siap 24 Jam, Tahun Ini
- Geledah Rumah Ayong, Polisi Temukan Buku Jihad
- Korban Longsor Cibogo Bertahan di SDN Cipayung
- Eksekusi Ruko Ricuh Gara-gara Salah Objek



