“Tidak perlu program spesifik yang khusus perempuan”
Dia mengemukakan bahwa bila bangsa ini beradab, maka perempuan seharusnya bisa setara dan sejajar dengan laki-laki.
“Perempuan juga tidak perlu merasa terancam dan takut dengan lingkungannya, bila bangsa ini beradab,” ujarnya.
Maka dia menegaskan bahwa yang perlu dibenahi adalah keberadaban untuk Jakarta sebagai megapolitan.
“Ga perlu ada gerbong khusus perempuan, kalau perempuan merasa aman dan laki-laki tidak towal-towel sana sini,” katanya yang menyatakan hal itu sebagai salah satu bentuk ketidak beradaban.
Faisal menyatakan bahwa dirinya tidak mau menjanjikan program-progam yang basa basi terhadap kaum perempuan.
Dia juga mengakui, bahwa pernyataannya ini dianggap tidak mendukung perempuan.
“Kalau mereka ga setuju sama saya ya tidak apa-apa, saya cuma tidak mau menyenang-nyenangkan hati perempuan, padahal gombal,” ujarnya.
(M048)
Editor: Aditia Maruli
COPYRIGHT © 2012
Source: AntaraNews.com – Peristiwa
Berita Lain:- Presiden Yudhoyono akan hadiri KTT OKI di Mesir
- AS tidak berencana kirim pasukan ke Mali
- Militer Fiji berlakukan pembatasan partai politik
- Pers nasional harus dikalbui cinta
- Pemerintah Mali Siapkan Komisi Krisis



