Tumor Ganas, Perut Bocah 8 Tahun Ini Membesar
KOMPAS.com/ ABDUL HAQ Nurfadillah (8) bocah asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan hanya bisa terbaring menahan sakit akibat perutnya yang terus membesar dan terserang tumor ganas, Kamis (30/8/2012).BONE, KOMPAS.com — Terserang tumor ganas, seorang bocah di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Nurfadilah (8) terus meringis menahan sakit lantaran perutnya semakin membesar. Bahkan bocah ini tak bisa berjalan sehingga terpaksa putus sekolah.
Bocah perempuan yang baru duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar (SD) ini perutnya terus membuncit sejak Mei 2012 lalu. Sehari-harinya ia hanya bisa berbaring dan duduk dengan dibantu orang tuanya.
Ibunda Nurfadillah, Irna (38) mengatakan, penyakit ini diketahui sejak tiga bulan lalu. Putri sulung dari dua bersauadara ini mengalami sakit di bagian perut bawah pusar. Lama-lama perutnya membesar hingga sekarang.
"Ada biji-biji kecil baru keras dan terus membesar sampai sekarang," kata Irna kepada Kompas.com, Kamis, (30/8/2012). Saat diwawancara, Irna didampingi suaminya, Hatta (45).
Beberapa upaya telah dilakukan oleh pihak orang tua, termasuk membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru agar bisa diobati. Namun upaya pengobatan terkendala oleh biaya operasi. Orang tua Nurfadillah hanya seorang buruh kasar ditambah tidak memiliki kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas).
"Sudah diobati di rumah sakit dan sudah divonis tumor ganas dan telah keluar rujukannya ke Makassar, tapi tidak ada Jamkesmas. Terpaksa pulang ke rumahnya. Saya sudah urus di Dinas Kesehatan dan Sosial, tapi kata orang dinas, kartu Jamkesmas untuk sekarang sudah tidak ada lagi pengeluaran," jelas dr. Andi Maryani Rasyid, salah seorang dokter di PusatKesehatan Masyakarat (Puskesmas) Biru.
Kini Nurfadillah hanya bisa menahan sakit di gubuk kecilnya yang terletak di samping Pemakaman Islam Dareape Jalan Urip Sumiharjo, Kelurahan Walannae, Kecamatan Taneteriattang.
Source: kompas regional
Berita Lain:- Empat Rumah di Palangkaraya Terbakar
- Puskesmas di Kaltim Ditargetkan Siap 24 Jam, Tahun Ini
- Geledah Rumah Ayong, Polisi Temukan Buku Jihad
- Korban Longsor Cibogo Bertahan di SDN Cipayung
- Eksekusi Ruko Ricuh Gara-gara Salah Objek



